Informasi

Sistem HVAC untuk Sirkulasi & Kualitas Udara pada Lapangan Padel Indoor

Pembangunan lapangan padel indoor berkembang pesat di Indonesia, terutama di kota-kota besar. Namun, banyak pengelola lapangan masih menganggap sistem HVAC untuk padel sama seperti AC gedung biasa atau tempat olahraga lainya. Padahal, karakter lapangan padel indoor sangat berbeda.

Lapangan padel indoor:

  • Menggunakan dinding kaca dan rangka baja tertutup
  • Memiliki plafon tinggi
  • Digunakan untuk aktivitas fisik yang intens
  • Sensitif terhadap hembusan angin

Karena itu, sistem HVAC harus dirancang khusus agar udara terasa sejuk, segar, dan tidak mengganggu permainan.

Tantangan Sistem HVAC pada Lapangan Padel Indoor

1. Bangunan Tertutup, Sirkulasi Udara Terhambat

Dinding kaca dan struktur baja membuat lapangan padel indoor:

  • Hampir tidak memiliki ventilasi
  • Udara di dalam cepat terasa pengap
  • CO₂ dan kelembapan naik dengan cepat saat lapangan penuh

Jika hanya mengandalkan AC tanpa ventilasi udara luar, ruangan bisa tetap panas dan tidak nyaman walaupun AC menyala.

2. Aktivitas Fisik Tinggi Membuat Ruangan Cepat Panas

Padel adalah olahraga yang:

  • Banyak bergerak
  • Menghasilkan panas tubuh dan keringat
  • Menaikkan suhu dan kelembapan ruangan dengan cepat

Artinya, sistem HVAC tidak hanya mendinginkan udara, tapi juga harus mengatur kelembapan dan sirkulasi udara.

3. Angin dari AC Bisa Mengganggu Permainan

Kesalahan yang sering terjadi:

  • AC meniup langsung ke lapangan
  • Angin terasa kencang di area net
  • Bola padel berubah arah karena hembusan udara

Tentunya untuk padel indoor, udara sejuk yang lembut jauh lebih nyaman dibanding angin dingin yang kuat.

Baca Juga: Perbedaan AC Split dan AC Central: Mana yang Lebih Tepat untuk Gedung dan Bangunan Besar?

Prinsip Sistem HVAC yang Tepat untuk Lapangan Padel Indoor

1. Ventilasi Udara Segar Itu Wajib

Lapangan padel indoor membutuhkan:

  • Udara segar dari luar ruangan
  • Sirkulasi udara terus-menerus

Ventilasi yang baik akan:

  • Mengurangi rasa pengap
  • Menjaga kualitas udara
  • Membuat pemain lebih tahan bermain lama

2. Kelembapan Harus Terkontrol

Kelembapan ideal untuk lapangan padel indoor:

  • Sekitar 40–60%

Jika terlalu lembap:

  • Kaca bisa berembun
  • Lantai licin
  • Ruangan terasa berat dan tidak nyaman

Karena Indonesia beriklim tropis, pengaturan kelembapan ini sangat penting dalam desain HVAC.

3. Aliran Udara Harus Alami dan Merata

Sistem HVAC yang baik:

  • Menyebarkan udara secara perlahan & rata
  • Tidak meniup langsung ke pemain
  • Tidak menciptakan angin kencang

Tujuannya agar:

  • Pemain tetap fokus
  • Bola tidak terpengaruh angin
  • Dingin ruangan nyaman secara alami

Padel 2.0 Madrid Berhasil Mengurangi Biaya Operasional Menggunakan Sistem HVAC

Di Spanyol, padel adalah olahraga yang sangat populer. Banyak kawasan pabrik atau gudang terbengkalai disulap menjadi lapangan padel indoor karena tingginya permintaan, terutama saat musim panas.

Source: https://www.padeldospuntocero.es/

Masalah-masalah yang dialami tempat padel indoor:

  • Suhu di dalam ruangan terlalu panas
  • Pengunjung tidak nyaman dan enggan menyewa lagi
  • Sistem AC konvensional boros listrik dan kurang nyaman

Solusi HVAC yang Diterapkan Padel 2.0

Mereka memilih sistem AC ducting memanjang dari atas ke bawah karena:

  • Mengutamakan sirkulasi udara segar
  • Biaya operasional lebih rendah
  • Perawatan lebih sederhana

Sistem HVAC untuk Lapangan Padel Indoor di Indonesia

Dalam penerapan HVAC untuk lapangan padel indoor di Indonesia, terdapat dua opsi sistem yang umum dan realistis diterapkan. Keduanya sama-sama mengadopsi konsep efisiensi energi dari sistem sport center di atas, namun dengan pendekatan instalasi yang berbeda, terutama dari sisi estetika dan konstruksi bangunan.

Ducting Tersembunyi di Atas Plafon

Opsi pertama adalah sistem HVAC dengan seluruh ducting ditempatkan di atas plafon, sehingga tidak ada yang terlihat dari area bermain.

Karakteristik utama:

  • Ducting tersembunyi di ruang plafon secara horizontal
  • Udara disalurkan melalui diffuser atau grille yang menyatu dengan plafon
  • Tampilan lapangan terlihat bersih dan premium

Kelebihan:

  • Estetika paling rapi dan modern
  • Cocok untuk sport center komersial kelas menengah ke atas
  • Mudah dikombinasikan dengan pencahayaan dan desain interior

Opsi ini umum digunakan pada sport hall indoor, gym premium, dan lapangan padel yang mengedepankan desain interior.

Ducting di Atas Plafon dengan Distribusi Udara Melalui Grille Samping

Opsi kedua masih menggunakan ducting tersembunyi di atas plafon, namun distribusi udara dilakukan melalui grille atau slot diffuser di sisi lapangan.

Karakteristik utama:

  • Ducting tetap tersembunyi (tidak menggantung ke bawah
  • Udara keluar dari grille samping dan mengalir horizontal

Kelebihan:

  • Aliran udara lebih lembut dan merata di area bermain
  • Minim hembusan langsung ke pemain
  • Lebih efektif mengontrol panas dan kelembapan pada bangunan tertutup kaca

Opsi ini banyak dipilih untuk lapangan padel indoor yang berasal dari bekas gudang atau pabrik, karena lebih fleksibel dan tetap menjaga estetika.

Setiap lapangan padel indoor memiliki karakter bangunan, tinggi ruang, jumlah court, dan pola penggunaan yang berbeda. Karena itu, sistem HVAC yang efektif tidak bisa disamaratakan.

Pemilihan antara ducting tersembunyi penuh atau distribusi udara melalui grille samping perlu dihitung berdasarkan:

  • Luas dan tinggi bangunan
  • Material kaca dan struktur baja
  • Target kenyamanan pengguna

Tim kami berpengalaman menangani desain dan implementasi HVAC untuk berbagai kebutuhan termasuk fasilitas olahraga indoor, lapangan padel, dengan pendekatan yang efisien, estetis, dan sesuai standar kenyamanan.

👇 Hubungi kami untuk konsultasi perhitungan HVAC yang tepat.