Informasi, Tips and Trick

Panduan Lengkap Mengatasi dan Mencegah AC Plafon Bocor

AC Plafon Bocor

Bayangkan ketika Anda sedang bersantai atau sedang bekerja di ruangan rumah, lalu Anda merasa ada air jatuh mengenai kepala Anda dari atas plafon.

Begitu Anda melihat ke atas, kebocoran itu semakin melebar dan membasahi beberapa area ruangan. 

Masalah AC plafon bocor terutama bagi pemilik sistem pendingin jenis cassette atau split duct tentu menjadi mimpi buruk yang tidak pernah Anda harapkan. 

Berbeda dengan AC dinding saat mengalami kebocoran karena airnya akan langsung turun ke lantai, namun kebocoran pada AC plafon justru punya resiko yang lebih besar karena airnya yang akan merambat ke struktur gipsum plafon.

Sumber : Project Prima Jaya AC

Selain merusak struktur gipsum, kebocoran pada sistem pendingin ini akan menjadi pemicu awal tumbuhnya jamur hingga terjadinya konsleting listrik yang berbahaya. Lalu, bagaimana cara mengatasi masalah ini pada kondisi darurat?

Baca artikel ini, untuk mengetahui panduan lengkap untuk mencegah terjadinya kebocoran pada sistem pendingin Anda.

Penyebab AC Plafon Bocor

Sebelum masuk pada pembahasan solusi, baik untuk Anda mengetahui beberapa hal yang mendasari kebocoran pada AC plafon ruangan.

Umumnya, sistem pendingin akan menghasilkan air sebagai efek samping dari proses pendinginan ruangan. Proses ini biasa disebut sebagai proses kondensasi.

Proses kondensasi ini dihasilkan dari udara panas dan lembap yang ada pada ruangan disedot oleh AC, lalu udara tersebut menyentuh pipa evaporator yang sangat dingin. 

Melalui proses tersebutlah yang akan merubah udara panas dan lembap pada ruangan menjadi titik-titik air.

Dalam kondisi normal, air tersebut akan dialirkan keluar ruangan melalui sistem pembuangan (drainase). Namun, apabila ada gangguan air tersebut tentu akan meluap dan mencari tempat termudah melalui area indoor unit AC.

Untuk lebih lengkapnya, berikut ini beberapa penyebab utama terjadinya kebocoran pada AC plafon.

1. Saluran Pembuangan Air Tersumbat

Tersumbatnya saluran air pada sistem pendingin merupakan penyebab utama yang paling mudah untuk Anda ketahui. Bahkan, ini merupakan hal yang paling sering terjadi.

Air kondensasi umumnya membawa partikel kotor yang ada pada ruangan, seperti debu, kotoran, hingga spora jamur.

Partikel inilah yang lama-lama  dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan pada sistem pembuangan AC yang nantinya akan membentuk lendir tebal seperti gel.

2. Pompa Pembuangan Air Rusak

Berbeda dengan AC dinding yang hanya mengandalkan gaya gravitasi murni untuk mengalirkan air ke bawah, banyak model pada AC plafon terutama jenis AC cassette sudah lengkap dengan pompa air kecil.

Pompa ini nantinya akan berfungsi sebagai pendorong air sebelum membuang ke area luar ruangan. 

Jika pompa air ini mati atau mengalami trouble, air hanya akan berhenti pada bak penampung yang kemudian dapat mengakibatkan AC plafon bocor.

3. Isolasi Pipa mengelupas

Pipa tembaga yang berfungsi untuk mengalirkan freon dengan suhu dingin perlu dibungkus rapat menggunakan bahan isolasi termal. 

Sebab, jika isolasi pada pipa ini robek, mengelupas, atau terlalu tipis akan membuat pipa bersentuhan secara langsung dengan udara yang hangat.

Akibatnya, akan terjadinya kondensasi sekunder pada sepanjang jalur pipa, sehingga airnya akan langsung menetes ke struktur gipsum plafon.

4. Kemiringan Instalasi Pipa yang Tidak Tepat

Apabila AC Anda tidak menggunakan pompa dan mengandalkan gravitasi, kemiringan pada area pembuangan menjadi sangat krusial. 

Pipa yang dipasang terlalu mendatar atau bahkan terlalu miring, tentunya akan mengakibatkan air yang seharusnya keluar, justru lambat laun akan menggenang pada pipa dan meluap hingga menimbulkan kebocoran pada sistem pendingin ruangan.

Itu mengapa, penting untuk Anda memperhatikan pemasangan pompa, apakah sudah sesuai standar kemiringan atau justru pipa dipasang dengan sembarangan tanpa perhitungan yang baik.

Kejadian semacam ini selalu menjadi fokus utama dari Prima Jaya AC sebagai kontraktor AC yang sudah dipercaya banyak klien dan memiliki teknisi dengan pengalaman tinggi. Sehingga proses pemasangan selalu mengutamakan standar.

Tindakan Darurat Saat Mengetahui AC Plafon Bocor

Saat Anda mulai melihat tanda-tanda kebocoran pada AC plafon, jangan lagi menunda-nunda untuk mengambil tindakan.

Semakin Anda membiarkan sistem pendingin bocor, maka semakin besar resiko dan biaya yang akan anda keluarkan.

Lakukan langkah-langkah ini sebagai penanganan awal.

Pertama, matikan AC segera saat mulai mengalami kebocoran. Langkah ini penting untuk menghindari terjadinya kerusakan pada komponen AC yang lain hingga konsleting listrik.

Kedua, amankan area di bawah kebocoran. Apabila di bawah sistem pendingin terdapat barang elektronik, segera pindahkan dan siapkan ember untuk menampung air.

Ketiga, dokumentasikan titik kebocoran. Hal ini penting untuk Anda lakukan agar teknisi lebih mudah menganalisis titik kebocoran pada AC.

Cara Mengatasi AC Plafon Bocor

Setelah Anda memahami penyebab dan tindakan saat air conditioner mengalami kebocoran. Kini Anda perlu memahami tindakan teknis untuk mengatasi saat AC plafon bocor.

Sebab, sistem pendingin ini punya penanganan yang sedikit lebih taktis dibandingkan dengan sistem pendingin yang dipasang pada dinding.

Bersihkan Bak dan Pipa pembuangan

Proses ini dapat Anda lakukan mandiri di rumah. Saat proses pembersihan teknisi biasanya akan membuka panel penutup AC plafon untuk mengakses bak penampung.

Tujuannya agar bak dapat dikuras dengan mudah dan bersih dari tumpukan lendir. 

Selanjutnya, tembakan pipa pembuangan dengan menggunakan pompa air bertekanan tinggi untuk mendorong penyumbang air pada jalur pipa.

Cek Fungsi Pompa Drain

Jika saat kondisi pipa sudah bersih, namun air tetap meluap. Uji arus listrik yang masuk ke pompa pembuangan. 

Apabila pompa mendapatkan daya listrik namun tidak berputar, artinya Anda perlu menggantinya dengan pipa baru.

Bungkus Ulang Isolasi Pipa

Jika kondensasi menjadi masalah kebocoran AC. Solusi yang perlu Anda lakukan dengan mengganti atau menambahkan ketebalan pipa isolasi busa hitam.

Lalu, Pastikan kembali tidak ada celah udara sedikitpun pada sambungan isolasi agar terhindar dari terbentuknya air embun yang baru.

Cara Mencegah Kebocoran AC Plafon 

Mencegah sebelum terjadinya kebocoran tentu menjadi hal yang baik. Terapkan cara ini untuk mencegah terjadinya kebocoran, sehingga AC plafon Anda dapat bekerja secara optimal.

1. Cuci AC Secara Rutin

Jangan selalu menunggu AC tidak dingin atau bocor baru melakukan tindakan. Jadwalkan pencucian AC secara rutin untuk menghindari penyumbatan pada pipa dan kinerja AC tetap maksimal.

2. Pasang Lubang Inspeksi

Pastikan saat memasang AC plafon, terutama jenis ceiling concealed Anda sudah mempersiapkan lubang inspeksi untuk mempermudah teknisi mengecek kondisi pipa dan pompa AC.

3. Gunakan Bahan Pipa Pembuangan Berkualitas

Banyak yang mengabaikan bahan pipa pembuangan, padahal dengan menggunakan pipa pembuangan yang berkualitas seperti bahan PVC akan membuat aliran air menjadi lebih lancar dan pipa juga tidak mudah pecah.

Masalah AC bocor memang sangat menyebalkan. Namun, sebenarnya kasus semacam ini bisa Anda hindari dengan perawatan disiplin hingga penggunaan bahan yang berkualitas. Dengan memahami penyebabnya, kini Anda dapat meminimalisir terjadinya kebocoran yang akan mengganggu kenyamanan di rumah.

Punya rencana pemasangan AC? Hubungi tim Prima Jaya AC.

WA: +62 811 994 884

Email: sales.primajayaac@gmail.com